Tepat  dihari dimana aku mulai diperkenalkan dengan kehidupan dunia, di saat itu pula, kamu dan aku disatukan.  Dimana kamu adalah awan, dan aku hanyalah air, ketika kita bersama,      Hujan akan turun seketika, menyuburkan bumi dengan cinta.

Aku tahu, kamu itu lelaki yang diciptakan Tuhan untukku. Untuk menjaga dan melindungiku dengan semestinya. Aku juga tahu, kamu yang kelak akan menjadi syurga bagiku. Sementara Aku akan menjadi  tempat dimana kamu berbagi,  berkeluh kesah, tempatmu bercerita, tempatmu merencanakan masa depan dengan penuh asa,  atau apapun. Semuanya. Seluruhnya. Aku akan menjadi apapun yang kamu butuhkan.

Kata Rosul, Perbaiki kapalmu, sebab lautan begitu dalam. Aku  tahu, diluar sana pasti akan ada banyak sekali peristiwa.  Yang menyenangkan, mungkin juga menenangkan, atau kadang kita akan menghadapi hal-hal yang tidak membahagiakan,  namun aku hanya harus mempercayakan segalanya padamu., kemudian aku menjadi seluruh peluk dalam setiap pelikmu.

karenanya jadilah nahkoda  yang handal dalam melautkan bahtera, hingga sedalam apapun lautan akan mampu kita taklukan. Jadilah milikku dan balut segala yang ada dengan do'a-do'a yang  bijaksana, kemudian aku akan menjadi milikmu, terus membersamaimu, mengamini segala do'a dan pintamu. Kita arungi lautan ini, dengan sentuhan terbaik yang kita punya. Bimbing aku bersamamu, beri aku pengetahuan atas ketidakpahamanku, dan nasihati aku dengan lembut, didik aku dengan sabar agar aku tidak salah langkah.

maka aku akan selalu mendampingimu hingga air yang mengalir di kedua tanganku, tidak lagi ada.

Aku mencintaimu, dalam seluruhnya peristiwa.

 

 

 

( Endah Paryati )